Sabtu, 28 Juli 2012

Analisis Tulisan Tangan

Kemarin malem pukul 23.13, baru beres nonton KICK ANDY. Seru banget, mengenai profesi-profesi unik. Season I nyeritain tentang pelatih anjing yang membuatku jadi pengen punya hewan peliharaan. Season II tentang animal director yang ngarahin hewan pas di TV atau film. Aku baru tahu bahwa dari yang paling besar seperti gajah sampe hewan imut-imut kayak semut yang ada di film-film sesunggahnya tidak asal saja diambil gambarnya, tetapi benar-benar diatur sedemiakian rupa sesuai setting yang memang dibutuhkan. Dan jelas memerlukan kesabaran yang luar biasa.
Season III menurutku yang paling menarik, karena sang narasumber yang merupakan Doktor dibidang biologi (kalau gak salah hehe) beliau awalnya adalah dosen tapi beralih profesi menjadi ahli yang menganalisis tulisan tangan. Pilihan yang sulit bukan? Tapi beliau sangat menikmati profesi barunya, dan nampaknya memang benar-benar mengasyikan. Dari tulisan tangan atau tanda tangan saja kita dapat melihat bagaimana karakter sang penulis, bisa juga melihat keyakinan hidup yang dianutnya, dengan menganalisis tulisan tangan ini juga kita dapat melihat bakat kemampuan dan kita cocok ditempatkan pada pilihan pekerjaan yang seperti apa. Apakah kita cocok menjadi pemikir atau yang actionnya. Salah satu yang beliau contohkan adalah orang yang spasi tulisannya renggang orang itu sulit untuk menerima orang lain yang sebelumnya tidak dikenal. Wahh, cocok bangaet tuh sama aku. Kira-kira jika beliau disuruh menganalisis tulisanku gimana ya? Kalau dari tanda tangan mungkin bisa diliat kalau aku tuh orangnya simple, alias gak mau ribet apalagi kalo urusan baju. Ihhhh, enggak deh.
Oh iya, Bapak yang bernama Bayu ini juga udah nerbitin buku loh, judulnya “AnalisisTulisan Tangan” wah bisa jadi rekomendasi buku yang wajib dibaca tuh. Pasti seru banget. Beliau juga menambakan diawal bukunya, “Selamat datang didunia kejujuran karena tulisanmu mencerminkan dirimu” dengan kata lain tulisanmu itu lebih jujur dari dirimu. Hehe...

Jumat, 27 Juli 2012

Sumedang Kota Kamelang

Lagi di rumah nih, udah hampir dua minggu. Sekarang lagi nonton ParTV  “TV na urang Sumedang” ASIIIK., ;D Oh iya aku sempet takut kalo Ramadan taun kemarin adalah Ramadan full terakhir bareng keluarga tapi Alhamdulilah Allah ngasih izin buat Ramadan full tahun ini. Walau jelas bedanya Ramadan di rantau sama di rumah sendiri. Tapi segalanya tetap harus di syukuri dengan Ramadan di rumah kesempatan untuk birul walidain terbuka lebar, belum lagi kesempatan untuk mencurahkan kasih sayang pada keluarga tercinta termasuk ke My Lovely Brother Nurhadiana makin besar. Termasuk kali ini dia lagi ngerjain tugas Basa Sunda tuh tentang kawih “Sumedang Kota Kamelang” dan aku jadi terdorong untuk nulis liriknya.

Sumedang Kota Kamelang

Sungkan miang paturay
Kudu paanggang
Kota Sumedang muntangan
Kadeudeuh melang
Sureum teuteup ka hareup
Ku cipanon ngenclang
Naha enung Sumoreang
Pan miang mungkas harepan
                                Tuh Tampomas ulah was-was
                                Piraku rek udar jangji
                                Kakonci ku Palasari
                                Keur Sumedang urang tandang
                                Ka ibu pertiwi urang ngabakti