Jumat, 29 Juni 2012

Dua Puluh Juni

Bukan karena dua puluh Juni itu tidak ada waktu, sungguh bukan karena itu. Aku tak meninggalkan catatan di hari itu, ya benar sekali. Memang tak menulis di diary apalagi di blog ini. Hehehe bukan tak ingin membuat perenungan berupa tulisan, tapi entah apa yang saya lakukan hingga tidak sempat mengguratkan pena. Ah, yang jelas hari itu saya sedang ujian. Ujian Bahasa Inggris, mata kuliah yang entahhh mengapa sangat saya takuti, padahal.... ah sudahlah yang jelas hingga detik ini saya masih sangat khawatir dengan nilai mata kuliah yang satu ini.
Baik, kembali ke laptop (Tukul bgt). Hari itu saya bangun sekitar pukul tiga lebih berapa gitu. Dan betapa kagetnya karena ada panggilan tidak terjawab sebanyak 3-6, saya lupa. Ah, manis sekali sahabat saya dari semenjak TK-SMA Rusy Laytifah Munggaran dia hendak mengucapkan selamat ulang tahun dan parah sekali yang ulang tahun tanpa merasa berdosa sedikitpun tertidur pulas. Hahahaha ayy maaf :(
Mungkin karena dia kesal karena panggilannya diabaikan akhirnya dia sms, hahahaah kesel mesti. Tapi percayalah ayyy kau tetap sehabat terbaikku, hingga kini.
Ucapan selamat mengalir cukup deras di kotak masuk hapeku, wall juga inbox di facebook, Subhanallah bersyukur sekali memiliki banyak teman yang care dan saling mendoakan. Semoga Allah senantiasa membalas segala kebaikan kalian semua kawan. Subhanallah lagi, ini adalah hari ulang tahunku pertama di rantau, ulang tahun yang ke-19 di Kota Budaya.
Berbeda sudah pasti, tak ada mamah, bapak, dan adikku tersayang. Tak ada kado-kado lucu, yang jujur aneh diberikan oleh adikku dan beragam kejutan lainnya seperti tatkala di rumah. Doapun hanya mampu disampaikan lewat getaran udara yang disampaikan oleh media. Ya Allah diumurku yang hampir menginjak kepala dua ini, aku semakin sayang mereka, mereka yang selalu dihati, mereka yang selalu menanti, mereka yang tak pernah henti meminta pada-Mu untuk ku. Mamah, Bapak, Dede...
Berjuta doa, harapan, dan keinginan jelas terluncur dihati ini, semoga, semoga, semoga terwujud semua. Dan yang istimewa hari ini senyaman kalian, kalian semua yang ada di kota ini yang baru mengenalkku belum genap satu tahun, terimakasih atas senyuman, doa, dan tagihan traktirannya, hehehehe.
Juga Desi Rahmawati dan Nuroktavianti kakak tertua dan adikku, sahabatku di sini terimakasih kejutan kue tartnya, aku sungguh suka. Terimakasih, terimakasih, terimakasih., Iloveyou:*



Yang Ulang Tahun ;)


Tiup lilinnya biasa aja buuuu



Asiiik dapet kue


Narsis dulu yawww


With kakak tertua


De Viya mau yaaaa



Terimakasih yaaaaaa




0 komentar:

Posting Komentar